The Final

|3 comments

Namanya si F; itu karena dia dulu berenam dan dia yang paling bungsu
Salah satu dari dua kucing yang selamat kabur dari sergapan suruhan emak gw (untuk dibuang)
Umurnya, sampai dia terakhir gw peluk, 5 tahun

Sudah punya puluhan anak selama hidupnya
Dia adalah kucing betina milik gw yang paling tua
Makanya gw panggil dengan sebutan Mami

Dia kucing tukang sayur langganan gw,
kenapa?
Karena sejak dia umur 2 tahun, kerjaannya ngikutin bapak tukang sayur
Setiap kali dia mendengar suara bapak tukang sayur,
dia pasti lari sejauh apapun dia
Karena bapak tukang sayur selalu ngasih makan

Dia kucing satu gang rumah gw,
kenapa?
Karena bahkan tetangga gw yang suka jahat ama kucing
sanggup diluluhkan hatinya oleh Mami, seriusan
Tetangga gw suka kasih sisa makanan ke dia
Tetangga gw yang lain juga
Sebelah rumah gw
Hampir semua tau Mami

Hari ini sekitar jam tiga pagi,
Mami pergi untuk selamanya
Ga tahan dengan virus yang menyerangnya
Meninggalkan empat anak kucing yang baru dua bulan

Mami pergi meninggalkan `suami`-nya Pia
Meninggalkan bapak tukang sayur
Meninggalkan tetangga-tetangga gw yang juga demen ama dia

Meninggalkan gw dan keluarga gw

Akhirnya petualangannya hidup, beranak dan membuat dinastinya sendiri
telah usai

Dadah Mam, see you soon :)



mengenal gejala keracunan pada kucing

|0 comments
Yak, saya akan membuat suatu kesimpulan yang telah saya rangkum sejauh ini, ini adalah gejala-gejala keracunan pada kucing yang saya alami---maksudnya yang ngalamin kucing saya tapi saya kan yang punya, so.. yeah. Whatever.

Jadi simple aja, keracunan ada dua tipe:
a. Keracunan bahan kimia berat; contoh: racun tikus / cairan kimia pabrik / atau yang memiliki kadar merkuri yang tinggi.
b. Keracunan makanan; contoh: makanan basi / makanan yang terkena percikan racun

Yang mana yang berbahaya? Dua-duanya dong jelas. Keduanya punya tantangan tersendiri, kalau dari point A kita bisa melihat secara jelas tanda-tandanya: kejang, mengeluarkan liur (berbusa), menggelinjang (lah apa bedanya dengan kejang? er.. bagi gw beda kejang belum tentu menggelinjang >_>a) dan matanya membelalak.

Untuk point B, agak berat dalam melihatnya, hal yang seharusnya ringan bisa jadi berat ketika kita lalai dalam memperhatikan, jadi ciri-cirinya: muntah-muntah 2-3 hari, ga ada nafsu makan, lemas terkadang (kadang juga ga sih, sedikit kejang mungkin). Kadang salah asumsi kucing bukan keracunan, melainkan demam. Bisa jadi, tapi kalo ternyata dia keracunan makanan, cara lihatnya gimana dong yang paling efektif.

Keduanya memiliki satu ciri khusus: jika kucing menggelinjang (badan kucing terasa seperti gemetar, bulunya jegrak, dan memberontak ketika digendong) maka bisa dipastikan si kucing kena racun. Saya insya Allah yakin ini cirinya, soalnya sudah 5 kucing saya kemaren kena kasus keracunan dari berbagai level; ada yang fatal tertangani sampai mati, ada yang pernah kena racun tikus langsung dan alhamdulillah berhasil hidup lagi, ada yang keracunan makanan tingkat menengah (untung masih hidup), ada yang keracunan racun tikus level menengah, ada yang keracunan makanan level tinggi. Macem-macemlah, jadi bisa dibilang kucing gw kebanyakan ga jauh-jauh dari kasus keracunan... oh sialan tetangga-tetangga yang pake racun tikus alih-alih lem tikus =_________= ga pernah tau sakitnya hati melihat kucing gw banyak yang tewas karena racun-racun yang mereka pada sebar.


So, gw disini berbagi info.

Harus diperhatikan!

a. Selalu sedia oksican. Bisa untuk emerjensi beberapa saat sampai akhirnya ditangani dokter.
b. Selalu sedia nurit---obat yang item itu. Cara memasukkannya ke mulut kucing agak susah sih, latihan aja dulu sama dokter langganan anda gimana caranya. Susah-susah gampang kok. Ini juga untuk emerjensi sih.


POKOKNYA KALO KERACUNAN KUDU NELPON DOKTER LANGGANAN ATO CEPET-CEPET DIBAWA KE KLINIK HEWAN TERDEKAT!

Poin diatas hanya untuk penanganan sementara saja, memperpanjang umur istilahnya. Sisanya tinggal berdoa semoga klinik buka atau dokter hewan jaga ada di klinik ato dokter langganan cepet datangnya. Tapi saran gw, mulai sekarang carilah klinik hewan terdekat, jadi kalo ada kasus seperti yang diatas anda bisa segera melarikan si kucing ke UGD-nya.

Kesempatan kucing hidup kembali (maksudnya sembuh gitu) juga 50:50 jadi doa adalah kunci utama, dan juga koneksi batin antara si kucing dan anda sendiri. Kalo gw sih kadang gw bisikin semangat-semangat hidup buat si kucing, keliatannya nonsense ya? Tapi berhasil kok. Memangnya cuma manusia yang bisa kontak batin? Kucing juga. Dan kucing juga punya semangat hidup masing-masing.

Seperti kita-kita juga. Ada yang semangat abis, ada yang super pasrah. Kucing gw ada yang menyerah dengan penyakitnya; baru kemaren demam besoknya udah koit. Ada kucing gw yang kena penyakit serupa; tapi dia mau dikasih suplemen dan sampe sekarang alhamdulillah masih idup.


Sekiranya itu dulu deh, mungkin gw nambahin ntar-ntar aja v,v. Ciao! Semoga bermanfaat.

the wildest thing is...

|0 comments
... human itself.


Bahkan kalian tak bisa mengatakan entitas makhluk hidup paling predator adalah hiu, singa, ular atau elang. Jika manusia memiliki kekuatan... mereka akan binasa.

Manusia itu keji walau terkesan lemah. Hanya saja beberapa yang lemah itulah yang belum menggunakan kekuatannya dengan benar. Katanya dunia ini sudah dipenuhi binatang X karena itu mereka membinasakannya.

Tahukah bahwa yang memenuhi dunia ini adalah manusia itu sendiri?




Bahkan hal itu sudah tercantum dalam Al-Qur'an. Dasar manusia.






Dasar saya.








Dasar kalian.

purification

|0 comments
Tadi pagi gw pergi pengajian keluarga. Gw, bukan tipe orang yang demen acara beginian. Maksud gw bukan acara berdoanya tapi gw kudu ngumpul ama keluarga itu yang gw rasa kurang gw minati.


Tapi tadi entah kenapa gw merasakan sesuatu yang menggelitik pemikiran gw.

Kita sudah makin menua,

Oh yeah, gw dan keluarga gw dan mereka-mereka yang disebut keluarga gw sudah makin tua. Hukum alam itu. Gw antara takut dan sedih. Wow, gw ga menyangka ternyata gw punya rasa simpati terhadap keluarga besar gw. I mean, mereka yang udah bikin terseok-seok keluarga gw (can't tell what).

Jadi generasi kedua di keluarga gw udah tersisa tiga, eyang gw sendiri udah terlalu tua, adiknya juga udah sakit. Sisa satu yang masih sehat. Itu berarti menyisakan generasi ketiga untuk meneruskan titah dari buyut: Jalin terus tali silaturrahmi.

Gw jadi sadar bahwa antara gw dan sepupu2 gw terlalu jauh, gw seperti ga mengenal siapa-siapa sepupu gw. Setidaknya acara ini cukup menyadarkan gw... tapi entah kenapa gw sama sekali ga ada niat untuk selalu kontak dengan mereka, curhat-curhatan, keluar bareng.


Kita tak tahu sampai kapan kita hidup,

Benar. Gw terkadang mikir... apakah akan ada suara tahlil menggema di rumah gw, berdoa untuk arwah gw yang berada jauh dari mereka. Dan bagaimana reaksi mereka jika gw mati. I mean, gw bahkan ga tau apakah gw berarti bagi mereka (keluarga---gw yakin gw pasti berarti, orang gw anak mereka, disini maksud gw temen-temen dan orang yang gw kenal)? Apakah gw akan selalu dikenang?

Apakah gw sudah membuat hal berguna untuk mereka?

Apakah gw sudah melakukan hal berguna untuk diri gw sendiri?


Belum. Dan gw takut akan hal itu... yet i can't do anything better.





Bahkan bersilaturrahmi saja saya kurang intens, bagaimana bisa mereka mengingat saya? Mungkin saatnya gw melakukan pembersihan diri. Memulai dari hal kecil,



Bisakah?

Quite long, huh?

|1 comments
Udah lama ya saya ga ngeblog. Oke gw ga mau nyalahin twitter.


Tapi emang twitter yang salah DDD8 Kenapa bisa gw jadi jarang ngeblog gara-gara idup gw juga dihabiskan di twitter?

Apakah gw juga sering kehabisan kata-kata? Hmm, kaenya sih ga juga ya. There is too much to be told about yet my life is just around in my bedroom. How can I supposed to tell? Nothing. Adapun kemaren gw pengen cerita di blog tapi ternyata gw ditahan dengan yang namanya `N-U-G-A-S`

Gara-gara mereka gw jadi jarang ngeblog, webe ato semacamnya lah. Dan gw juga bukan tipe orang yang bisa mengungkapkan hasil pemikiran gw seperti temen-temen yang gw kenal selama ini (via dunia maya).

Well, gw bilang emang gw sirik dengan kemampuan mereka merangkai kata yang apik untuk disuguhkan. Enak diikuti dan mengundang orang untuk menulis komen. Lah saya? Tidak ada. Hayooo.. ngaku aja.


Saya bukannya menjelek-jelekkan diri, tapi emang gitulah saya. Mungkin ada kesalahan dalam sistem syaraf yang gw miliki (eh—tapi gw bersyukur tetep) yang menghambat kinerja komunikasi baik secara verbal dan nonverbal. Kakak gw juga begitu sih orangnya.... keturunan? Maybe.


So that's it, apdetan blog dari saya. Semoga kedepannya gw bisa share info-info yang bermanfaat. Semoga. Semoga. Semoga.










Tapi apa? DDDD:

THE RANA SAGA on TWITTERWORLD

|4 comments
Saya bikin summary di awal, untuk dijadikan pelajaran moral yang berharga.

1. Ternyata orang Indonesia banyak bacot. Ato lebih tepatnya terlalu aktif twitteran. Oh hell yeah, gw juga. Dan gw sedang menjalani program pendietan twitter.
2. Orang Indonesia cepet banget naik pitam kalo dikatain 'alay'.
3. Gw pengen jadi Rana.



Yeah, who is the hell Rana is, you ask me??

Oke, gw jawab. Rana adalah salah satu penghuni twitter dari negara Indonesia yang sedenger eh salah, sebacanya gw dia sempet nyinggung BB-user adalah alay. Gw ga tau awal mula kenapa dia berkata demikian. Dan gw baru tau nama dia jadi Trending Topic di twitter dari temen gw.

Gw ga punya akunnya juga, dan gw males nambahin following. Gw cuma visit blog dia aja di http://rannasupeer.blogspot.com/ dan membaca shoutbox dia. Dan gw juga penasaran nge-klik TT RANA dan ngeliat historisnya.

TO HELL WITH! ada apa dengan para twitterian Indonesia. Mereka mengumpati si Rana ini hanya karena si Rana bilang user BB alay? Hey, ngaca dong... apa mereka tau terminasi dari kata alay itu begitu luasnya? Dan bisa jadi aksi mereka ngata2in rana alay juga termasuk aktivitas alay.

Hello, lo-lo pada dikatain alay aja udah sebegitunya, tapi elo pada ngatain orang lain alay? Plis deh, ngaca dulu. Rana itu bukan siapa-siapa dan dia hanya (mungkin) becandaan ma temen dia tentang BB-user is alay. Sebegitu hina-nya kah julukan alay? Lebih hina daripada menginjak tai?

Plis deh, get a life.




Dan silahkan ngatain gw alay. Gw siap jadi terkenal di twitter, atau shoutbox gw jadi ramai gitu. I am happy with it. Gw team alay, fyi. Gw mengagumi betapa orang-orang itu bisa menulis kalimat dengan huruf kombinasi dengan cepat. Membuat pronansiasi sendiri.

Gila. Keren. Top abis deh.



RANA, I AM ENVY YOU!

LG GW300

|2 comments

On review LG GW300 by me... yes.. by me. A person who never do a gadget review.

My review is only one : this is very good mobile phone. Except you can't copy paste and there is no build-up program for reading any txt, pdf, doc, rtf stuff. So, if you expect this mobile to support you reading all ebook or copy-pasting activities... so better not buy it.

I warn you.

I love this mobile phone, but i feel very very very much disappointed because of that two minuses. Gotta save money and buy LG Cookies or Chocolate 4th Generation.