Posted by
Gingerry Kojappo
Yak, saya akan membuat suatu kesimpulan yang telah saya rangkum sejauh ini, ini adalah gejala-gejala keracunan pada kucing yang saya alami---maksudnya yang ngalamin kucing saya tapi saya kan yang punya, so.. yeah. Whatever.
Jadi simple aja, keracunan ada dua tipe:
a. Keracunan bahan kimia berat; contoh: racun tikus / cairan kimia pabrik / atau yang memiliki kadar merkuri yang tinggi.
b. Keracunan makanan; contoh: makanan basi / makanan yang terkena percikan racun
Yang mana yang berbahaya? Dua-duanya dong jelas. Keduanya punya tantangan tersendiri, kalau dari point A kita bisa melihat secara jelas tanda-tandanya: kejang, mengeluarkan liur (berbusa), menggelinjang (lah apa bedanya dengan kejang? er.. bagi gw beda kejang belum tentu menggelinjang >_>a) dan matanya membelalak.
Untuk point B, agak berat dalam melihatnya, hal yang seharusnya ringan bisa jadi berat ketika kita lalai dalam memperhatikan, jadi ciri-cirinya: muntah-muntah 2-3 hari, ga ada nafsu makan, lemas terkadang (kadang juga ga sih, sedikit kejang mungkin). Kadang salah asumsi kucing bukan keracunan, melainkan demam. Bisa jadi, tapi kalo ternyata dia keracunan makanan, cara lihatnya gimana dong yang paling efektif.
Keduanya memiliki satu ciri khusus: jika kucing menggelinjang (badan kucing terasa seperti gemetar, bulunya jegrak, dan memberontak ketika digendong) maka bisa dipastikan si kucing kena racun. Saya insya Allah yakin ini cirinya, soalnya sudah 5 kucing saya kemaren kena kasus keracunan dari berbagai level; ada yang fatal tertangani sampai mati, ada yang pernah kena racun tikus langsung dan alhamdulillah berhasil hidup lagi, ada yang keracunan makanan tingkat menengah (untung masih hidup), ada yang keracunan racun tikus level menengah, ada yang keracunan makanan level tinggi. Macem-macemlah, jadi bisa dibilang kucing gw kebanyakan ga jauh-jauh dari kasus keracunan... oh sialan tetangga-tetangga yang pake racun tikus alih-alih lem tikus =_________= ga pernah tau sakitnya hati melihat kucing gw banyak yang tewas karena racun-racun yang mereka pada sebar.
So, gw disini berbagi info.
Harus diperhatikan!
a. Selalu sedia oksican. Bisa untuk emerjensi beberapa saat sampai akhirnya ditangani dokter.
b. Selalu sedia nurit---obat yang item itu. Cara memasukkannya ke mulut kucing agak susah sih, latihan aja dulu sama dokter langganan anda gimana caranya. Susah-susah gampang kok. Ini juga untuk emerjensi sih.
POKOKNYA KALO KERACUNAN KUDU NELPON DOKTER LANGGANAN ATO CEPET-CEPET DIBAWA KE KLINIK HEWAN TERDEKAT!
Poin diatas hanya untuk penanganan sementara saja, memperpanjang umur istilahnya. Sisanya tinggal berdoa semoga klinik buka atau dokter hewan jaga ada di klinik ato dokter langganan cepet datangnya. Tapi saran gw, mulai sekarang carilah klinik hewan terdekat, jadi kalo ada kasus seperti yang diatas anda bisa segera melarikan si kucing ke UGD-nya.
Kesempatan kucing hidup kembali (maksudnya sembuh gitu) juga 50:50 jadi doa adalah kunci utama, dan juga koneksi batin antara si kucing dan anda sendiri. Kalo gw sih kadang gw bisikin semangat-semangat hidup buat si kucing, keliatannya nonsense ya? Tapi berhasil kok. Memangnya cuma manusia yang bisa kontak batin? Kucing juga. Dan kucing juga punya semangat hidup masing-masing.
Seperti kita-kita juga. Ada yang semangat abis, ada yang super pasrah. Kucing gw ada yang menyerah dengan penyakitnya; baru kemaren demam besoknya udah koit. Ada kucing gw yang kena penyakit serupa; tapi dia mau dikasih suplemen dan sampe sekarang alhamdulillah masih idup.
Sekiranya itu dulu deh, mungkin gw nambahin ntar-ntar aja v,v. Ciao! Semoga bermanfaat.