Donasi Online?
(Wah keren, dalam sehari gw buat dua entry!)
Nah seperti yang tertera di judul entry kali ini, gw sedang dalam pencarian aplikasi donasi online. Eh maksudnya apa? Gini.. gini... jadi gw kan terlibat dalam sebuah komunitas (bukan terlibat sih, tapi lebih tepatnya melibatkan diri) yang pastinya tau lah, karena gw demen korea ya gw pasti sedang membuat sebuah proyek yang berhubungan dengan hal tersebut.
So to the point aja, di komunitas ini mostly adalah fans yang berusia muda, some of them event don't know where to get money from apalagi untuk mendonasikan uangnya demi sesuatu yang agak... yah.. basically it is useless. Kalo kata orang Indonesia sih, tapi kalo untuk dedicated fans sih ga ya.
Intinya, gw sedang mencari suatu site atau aplikasi semacam Paid-to-Click yang bisa menggalang dana secara online tapi kan kalo PTC mengumpulkan dananya lama dan susah, apalagi dengan target orang Indonesia. Saya punya cukup pengalaman di dunia PTC ini sih, i am one of the mediumquality team dan kerjaan saya share hasil encode-an dengan menyematkan link PTC (ie. linkbucks + adfly) di tiap link yang gw share. Pendapatan yang gw terima lumayan sih, cukup buat jajan tambahan but audience-nya ga cuma orang Indonesia meanwhile rencana gw cuma lingkup di Indonesia aja dengan begitu kesimpulannya adalah GA MUNGKIN.
Gw sering nemu tweet-tweet yang mengatakan: By clicking this link you already donate $0.1 dan ketika link itu di klik mereka mengarahkan bukan ke site dimana banyak sekali iklan-iklan bertebaran instead it is their own blog. Bagaimana caranya sih? Gw kan juga pengen ketika admin dari fanbase tersebut ingin nge-share translate-an berita yang dia dapat di twitter (pastinya berupa link) ketika follower mengklik link itu maka otomatis kita akan dapat $0.1. Is that even possible?
Wahai para suhu PTC berikanlah saya pencerahan. Terimakasih.
Nah seperti yang tertera di judul entry kali ini, gw sedang dalam pencarian aplikasi donasi online. Eh maksudnya apa? Gini.. gini... jadi gw kan terlibat dalam sebuah komunitas (bukan terlibat sih, tapi lebih tepatnya melibatkan diri) yang pastinya tau lah, karena gw demen korea ya gw pasti sedang membuat sebuah proyek yang berhubungan dengan hal tersebut.
So to the point aja, di komunitas ini mostly adalah fans yang berusia muda, some of them event don't know where to get money from apalagi untuk mendonasikan uangnya demi sesuatu yang agak... yah.. basically it is useless. Kalo kata orang Indonesia sih, tapi kalo untuk dedicated fans sih ga ya.
Intinya, gw sedang mencari suatu site atau aplikasi semacam Paid-to-Click yang bisa menggalang dana secara online tapi kan kalo PTC mengumpulkan dananya lama dan susah, apalagi dengan target orang Indonesia. Saya punya cukup pengalaman di dunia PTC ini sih, i am one of the mediumquality team dan kerjaan saya share hasil encode-an dengan menyematkan link PTC (ie. linkbucks + adfly) di tiap link yang gw share. Pendapatan yang gw terima lumayan sih, cukup buat jajan tambahan but audience-nya ga cuma orang Indonesia meanwhile rencana gw cuma lingkup di Indonesia aja dengan begitu kesimpulannya adalah GA MUNGKIN.
Gw sering nemu tweet-tweet yang mengatakan: By clicking this link you already donate $0.1 dan ketika link itu di klik mereka mengarahkan bukan ke site dimana banyak sekali iklan-iklan bertebaran instead it is their own blog. Bagaimana caranya sih? Gw kan juga pengen ketika admin dari fanbase tersebut ingin nge-share translate-an berita yang dia dapat di twitter (pastinya berupa link) ketika follower mengklik link itu maka otomatis kita akan dapat $0.1. Is that even possible?
Wahai para suhu PTC berikanlah saya pencerahan. Terimakasih.
Puasa
Posted by
Gingerry Kojappo
|0
comments
Gw punya masalah sekitar puasa. Agak sedih kalo ternyata gw ga pernah kuat puasa kalo dalam keadaan tertekan atau sedang sibuk-sibuknya. Maklumlah badan gw lemah sedari kecil, kalo bukan bulan Ramadhan gw suka gagal puasanya. Yang lemes lah, yang pingsan lah. Gw tau semua berasal dari niat, tapi kalo dipaksain kan namanya mendzalimi tubuh, ya kan?Terus kenapa kuat kalo pas bulan Ramadhan? Ya karena semua kerjaan kena dispensasi kan? So tekanan untuk mengerjakan apapun menjadi lebih ringan.
Nah, gw masih bingung ini puasa bakal dimulai pertengahan Juli sementara utang gw masih 38. Pertanyaannya adalah, apakah gw masih harus menyauri utang puasa gw setelah Ramadhan berakhir (dengan konsekuensi utang x 2) atau ada tambahan lain? Semisal membayar 'denda' dengan memberi makan orang tak mampu sesuai dengan jatah makan saya per hari?
I am lost about this... anyone want to enlighten me?
Penipuan?
Posted by
Gingerry Kojappo
|0
comments
Jadi baru aja gw dapet telepon dari nomor tak dikenal (081612040002) dua kali, karena penasaran gw angkat aja dan terdengar suara mesin seperti operator isi pulsa provider. Bilangnya:
Masa aktif kartu anda akan segera habis, lakukan pengisian pulsa. Ketik bintang lima-lima-enam bintang dan kode voucher pulsa anda akhiri dengan tanda pagar.
Bah. Ini mah namanya penipuan. FYI gw pake provider IM3 dan gw tau kemana ngisi pulsa (karena udah tertera di lembar voucher pulsa) lagian gw selalu ngisi dari atm ato ga pulsa elektrik, Trus gw jadi kepikiran dong, iya kalo yang nerima telepon orangnya berpengetahuan, kalo ga? Misalnya yang baru bisa mengoperasikan hp? Ato orang tua? Ato anak-anak?
Setelah penipuan berkedok sms mamah-papah, sekarang dengan cara yang diatas. Canggih ya penipu-penipu ini... coba kreatifitas mereka dibuat untuk hal positif lainnya, misal membantu saya mengerjakan tugas akhir. Pasti lebih bermanfaat dan berpahala.
Play with your android camera!
Posted by
Gingerry Kojappo
|0
comments
Seperti yang udah diketahui para android user, Instagram udah bisa didonlot di Google Play. Akhirnya semua yang banci foto tapi cuma punya media android akhirnya bisa share-share foto narsis dan entah foto apa aja dan mendulang like-like entah buat apa /dibanjur/Oke, trus buat apa gw bikin entry ini? Terdengar ga penting di awal ye, tapi saya mau mereview semua aplikasi photo editor yang gw sempet instal-trial-dan uninstal kemudian. Review ini pure dari pendapat saya ya, semoga bermanfaat dan maaf singkat aja. Gw males nulis panjang-panjang.
1. Instagram
Plus
- Bisa load data dari galeri
- Efeknya oke
- Bisa jadi social networking dengan proses sign up yang simpel dan cepet
- Hasil edit ga mengubah resolusi
- Foto hasil editan dicrop
- File aplikasi gede pisan, hape gw butut sih
- Terlalu mainstream xP
2. Pudding camera
Plus
- Mirip instagram
- Efeknya banyak
- Bisa pake model 2 lensa, 3 lensa, 4 lensa, lensa motion
- Ada social networkingnya juga
- Pudding.to (social networking-nya pudding camera) UI-nya gajebo di hape gw
- Filenya masih kegedean
- Ga bisa load data galeri
3. Camera 360
Plus
- Efeknya mirip instagram, dan lebih banyak
- Hasil foto luar binasa!
- Bisa zoom
- Filenya cukup bisa dipake di hape butut
- Menyimpan data foto asli kalo mau disetting demikian
Negatif
- Ga bisa load data galeri
4. Vignette
Plus
- File sangat kecil kurang dari 1MB
- Bisa load data galeri
- Efek ga banyak
- UI standar abis
- File agak berkurang resolusinya
5. Pixlr-o-matic
Plus
- Ada efek bokeh dkk nya
- Cukup ringan
- Efeknya lumayan
- Bisa load data galeri
Negatif
- Karena orang nyari efek serupa instagram, mungkin aplikasi ini ga memenuhi keinginan
- Resolusi agak berkurang
Sebenernya masih ada beberapa aplikasi yang kemaren gw coba tapi di entry ini gw intinya membandingan dengan instagram jadi photo editor yang laen ga masuk kriteria. Adapun satu lagi, Camera FX (apalah itu, gw lupa namanya) tapi kudu beli dulu sementara gw belum bayar tagihan kartu kredit, jadi mungkin gw coba bulan depan aja. Semoga salenya masih ada bulan depan, kalo ga ya ga gw review, kecuali ada yang ngebayarin.
Rangkuman:
Personally love Camera 360 tapi ngehe abis ga bisa load and edit data galeri. Saat ini cuma bisa instal vignette soalnya dia paling ringan tapi gw bosen liat efeknya terlalu galau gitu.
This is the reality...
Posted by
Gingerry Kojappo
|0
comments
Semakin dewasa mungkin gw akan semakin melemah, ga seperti yang disebut teman-teman waktu jaman SMA. Pujian teman dan guru yang menyebut gw tegar mungkin semakin luntur. Apa ini ya yang disebut efek bertambah umur? Semakin tua semakin sensitif?Mungkin karena semakin kesini kita semakin melihat dunia nyata, apa yang tersembunyi dibaliknya dan berbagai episod yang akan membuat tujuan hidup semakin jelas. Semakin gw mencoba untuk membuat suatu adegan atau situasi semakin gw khawatir... akan jadi apa saya selanjutnya? Apa yang akan terjadi jika situasi A benar-benar terjadi? Seperti apa saya akan bereaksi? Semua itu kerasa buram, kabur... dan semakin dirasakan semakin bikin hati miris.
Gw baru akan membuka tahun ke-23 dan rasa pahitnya sudah seperti ini. Semoga gw diberi ketabahan hingga ajal menjemput. Dan semoga gw sempet membersihkan diri dari segala hutang dunia agar gw bisa bahagia kelak.
Amin.
Graduated
Posted by
Gingerry Kojappo
|0
comments
Hahaha ya kaliiiii gw beneran lulus malem ini, judulnya agak ambigu ya? Yah doakan saja saya cepat lulus kawan. Saat ini saya masih menyusuri aral dan rintang pembuatan animasi untuk tugas akhir saya. Hueueueueue #curhat.Maksud gw disini saya lulus sebagai penyandang nama kpop-fans. Gw rasanya udah pengen ga peduli banyak ama kpop, tapi gimana ya gw masih demen itu namanya Shinhwa, Teen Top, KARA ama U-Kiss. Udah sih cuma empat tapi kan masih banyakan gitu. Lagipula gw masih 'bekerja' dalam lingkup kpop. Apa mungkin gw juga berhenti jualan? Secara ga laku juga #sedih. Lagian udah banyak online shop... gw pengen nyari yang kira-kira ga mainstream deh. Yah untuk sementara ini mungkin (kalo gw udah lulus dan nganggur dalam rangka cari kerjaan) masih mengerjakan semacam pin, bookies dkk lah ya. Kan kasian juga bokap gw beliin printer, laminator dkk itu kalo ga gw pake.
Beberapa waktu lalu gw dengan indahnya menulis tentang kpop vs jpop (walo eksplisit) berasa gw fans kpop butthurt. Yah mungkin iya juga sih tapi sekarang anggap aja itu sebagai pelurusan fakta bahwa kpop itu mendadak booming tanpa alasan. Itu juga defens saya sebagai fans kpop yang lumayan agak lama walo ga bangkotan amat. Tapi sekarang saya kaenya udah ogah sih dibilang fans kpop.
Dini hari begini gw merasakan perasaan yang campur aduk. Antara malu, bangga, dan 'ngapain juga gw pikirin' gitu... Gimana ga ya, gw demen kpop sejak dimana orang bertanya "kpop apaan sih? makanan? apanya jpop? emang enak-enak lagunya?" dan dengan mental badak tetep memberitahu dunia kalo kpop itu oke. Padahal ya kalo dipikir-pikir sekarang sih ya ga oke-oke amat... #labil. Jadi ingat bagaimana orang-orang memandang saya dari sudut mata mereka dan bergumam "ih anak itu aneh demen yang begituan", ato diketawain temen "ya-ampun-neeeeeek, ini buku apa tebel banget? kamu mau belajar bahasa korea? emang bahasa korea laku ya?" ato "ya-ampun-neeeeek, ini lagu apa sih? ga jelas, ga enak, ga asik. aneh banget sih demenanmu nek! eh iya ding, kamu kan nenek-nenek" ato "eh nenek kok kamu demen sih sama lagu plagiat gini? ini kan lagunya black eyed peas. ih korea plagiat ya?" dan sebagainya. Dan gw saat itu membela mati-matian.
Sungguh, mungkin gw bisa dikalungi medali emas sebagai pembela kpop di sekolah xxx. Kan enak emasnya bisa dijual abis gitu. Belum lagi gw dengan sukses menyeret satu temen buat demen kpop dan satu lagi kaenya mental gitu tapi baguslah dia sekarang masih tetep di jalur brit-indie.
Saat kelas tiga sma, gw nemu alumni yang ke sekolah bawa laptop dan nyetel MV OST My Sassy Girl. Gw girang dan sksd banget tapi ternyata kakak kelasnya jutek, ya udah gw tinggal aja. Ternyata setelah dua tahun ada yang demen korea juga. Gw bangga tapi di lain sisi gw berasa aneh juga.
Kuliah, gw sempet hiatus kpop. Bosen. Eh taunya balik-balik kpop mendunia gitu.... gw rasanya baru pulang dari planet mana gitu hahaha. Di kampus yang notabene temen gw banyak orang tionghoa-nya gw berasa maklum kalo mereka tau dan demen kpop. Tapi yang bikin kesel itu ketika gw mau nunjukin salah satu lagu yang baru rilis ke mereka, merekanya nampak ogah gitu. Kesel lah, berasa dicuekin kae gw kresek yang tertiup angin; berisik tapi ga penting. Karena gw diperlakukan seperti itu, gw sih ga bakal mencoba melakukan hal yang sama lagi. Well, they didn't interest to it. Eh taunya setelah bobokep (BBF aka Boys Before Flower) booming, mereka setel lagu yang kemaren gw tunjukin. Helloooooooooow, where were you at that time? Gw cukup mendengus kesel sambil puter bola mata. Bukannya gimana ya... sakit ati lah gw ga dianggep, bukan karena konten yang gw maksud. Gw emang idup untuk dilupakan kali ya?
Begitu juga setahun yang lalu, ketika kpop bener-bener kae popcorn banget nget nget, di temlen twitter RW, dari 80 temen SD, SMP, SMA yang gw follow. 60 adalah fans kpop. LIKE SERIOUSLY. Apakah temen SMA saya masih ingat betapa mereka menatap saya dengan pandangan nista karena saya demen kpop dan sekarang mereka demen kpop? Kalo ga, well... saya pandang kalian dengan pandangan nista balik (secara virtual) sekarang. Kenyataan memang menjijikkan.
Belum lagi ketika mereka sudah mulai ngetweet-ngetweet bahasa korea. OH MAI GOSH, sekarang udah ga aman ngetweet pake bahasa korea men! dan OH MI JROT korea mereka lebih canggih daripada gw. LIKE SERIOUSLY.
Gw berasa jalan di tempat. Hahaha. Dan kepikiran untuk belajar bahasa lain yang kira-kira ga pernah akan dipelajari oleh teman-teman saya? Apa ya? Bahasa Arab aja kali ya, biar bisa ngejawab pertanyaan alam kubur gitu #YAKALI.
Belum lagi ketika gw sudah merasa malu untuk ngeprint segala hal berbau kpop di jasa printing umum, ketika orang-orang selalu melihat dan takjub dengan gambar yang gw bawa (jadi inget saat pertama kali demen kpop, dimana orang ga peduli amat gambar siapa yang gw bawa). Ga cuma gw, kakak gw juga. Ini menandakan sudah waktunya gw hengkang dari kpop scene (walo tidak seutuhnya).
Jadi bisa dibilang saya lulus dari dunia perkpop-an dengan titel S3. Giling ya, S1 untuk jurusan gw aja belum lulus ini udah S3 jurusan perkpop-an. Najong.
Yah sekian cuap-cuap saya.
Mari tidur. zzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzz
I Am A Slave For You
Posted by
Gingerry Kojappo
|0
comments
(Mendendangkan lagu Britney Spears, I amma slaaaaaaave for youuu~ I can't deny it I cannot control it!)Jadi ceritanya gw barusan jadi semacam budak buat kucing betina gw, Ciput. Penyebabnya adalah kehadiran kucing kecil yang ga sengaja ngikut bokap gw pulang dari masjid. Karena itu kan gw kudu rawat itu kucing. Nyang namanya kucing kalo sejenis dan bukan dari satu induk dikumpulin itu susah banget... orang ini Ciput ama Culi yang sekandung aja dimasukin satu rumah pada ga akur, apa kabar kucing anakan laen?
Kacau men.
Ciput itu sensitif. Serupa putri kerajaan yang arogan. Ya gimana lagi deh, dia anak terakhir dari kucing gw sebelumnya (ibunya mati) dan diantara anak betina itu si Ciput yang paling cantik dan nurut. Well yeah, seleksi alam. Bisa dibilang gw agak ga adil sama sodaranya yang lain... tapi begitulah... ga munafik kan? Nah jadi si Ciput ini sudah dapet kasih sayang yang melimpah ruah dari gw, kakak gw dan ibu gw.
Makanya waktu tiga hari ini konsentrasi gw tersita sama si kecil, dia ngambek. Dan barusan ini ngambeknya ga ketulungan. Udah 8 kali ngasih makan ga dimakan, dikasih susu ga mau, dikasih whiskas ga mau, maunya ikan doang. Dipikir gw juragan ikan? Bah. Gw marahin si Ciput gara2 ogah makan. Masa kucing ada nama diet? -_- Belum lagi dia pipis sembarangan yang....... ampun deh bahkan selama gw ngerawat kucing jantan, ga ada yang se-uncontrollable ini. Banyak, bau dan menguras tenaga ngebersihinnya. Plus dia marah kalo gw gendong dan mau kabur aja dari rumah. Melarikan diri dari si kecil.
Bah, dipikir gw mau ngeluarin dia? Ogah. Gw ga mau kucing gw ngilang. Gw overprotektif---soooooo jadilah gw kesel sampe neriakin dia... eh dia takut.
(Menghela napas panjang dan dalam)
Gw salah. Kucing gw teriakin mana mempan euy, dia tambah takut dan makin getol mau kabur dari rumah. Akhirnya gw yang ngalah, gw bujuk dia biar ga ngambek lagi, dengan sepenuh hati layaknya budak yang mencintai majikannya sedalam samudra (ceilah, tapi bener).
Gw jadi bertanya-tanya... ini sebenernya yang salah siapa yang minta maap siapa? ROFL. Jadi keinget satu kalimat "Memiliki kucing berarti siap jadi budak, coba cari... mana ada kucing yang mau jadi budakmu? Ga ada." Hmmm yah kira-kira seperti itu.
Jadi intinya kali ini, gw diperbudak lagi sama Ciput.... ㄱ 3ㄱ;;;
Subscribe to:
Posts (Atom)
Subscribe
